Manasik Umroh : Teori, Hikmah, Fiqih Umroh dan Prakteknya (Thawaf, Sai dan Tahalul)

Latest News

Travel Umrah Terpercaya Biaya Murah Rasional | NAA WISATA

~ Assalamualaikum, Semoga Keberkahan senantiasa tercurah kepada kita semua !!! ~

Pengetahuan Dasar Manasik Umroh Bagi Calon Jamaah

Naa Wisata Manasik Umroh

Miqat umroh

Dalam kitab Al-Mughni Fi Fiqhil Hajji Wal umroh halaman 64 disebutkan bahwa ibadah umroh tidak ada Miqat Zamani, karena dapat dilakukan sepanjang tahun. Adapun Miqat Makani ibadah umroh adalah sama halnya dengan Miqat Haji. Bagi penduduk Makkah Miqat umrohnya adalah bukan dari Makkah (rumahnya), akan tetapi harus keluar dari Makkah menuju Tanah Halal seperti Ji'ranah, Tan'im dan Hudaibiyyah. Demikian menurut empat Imam Madzhab (Syafi'i, Maliki, Hanafi dan Hambali). Sebagaimana disebutkan dalam hadits sahih Bukhari - Muslim sebagai berikut yang artinya:
"Sesungguhnya nabi SAW memerintahkan Abdul Rahman bin Abu Bakar Keluar dari Makkah ke Tan'im dengan 'Aisyah untuk (Ihram) umroh, karena Tan'im tempat yang paling dekat untuk Ihram".

Syarat Rukun dan Wajib umroh

  1. Syarat umroh
    • Islam
    • Baligh (dewasa)
    • Aqil (berakal sehat)
    • Merdeka (bukan budak)
    • Istitha'ah (mampu)
  2. Rukun umroh
    • Niat Ihram
    • Thawaf umroh
    • Sa'i
    • Tahalul (Cukur)
    • Tertib (melaksanakan ketentuan manasik sesuai aturan yang ada). Rukun umroh tidak dapat ditinggalkan. Bila tidak terpenuhi, maka umrohnya tidak sah.
  3. Wajib umroh
    • Berihram dari Miqat. Wajib umroh ini adalah ketentuan yang bilamana dilanggar, maka ibadah umrohnya tetap sah tetapi harus bayar Dam.

Ihram umroh

Ihram umroh adalah niat untuk melaksanakan ibadah umroh yang diikrarkan dengan Talbiyah. Hal ini merupakan isyarat telah memasuki pelaksanaan Ibadah umroh dengan diharamkan melakukan segala sesuatu selama dalam Ibadah umroh sebagaimana halnya Takbiratul Ihram dalam waktu Shalat. Adapun Niat Ihram adalah Sebagai berikut
"Labbaika Allahumma 'Umrotan" Artinya "Ya Allah aku datang memenuhi Panggilan-Mu untuk berumroh".

Hal-hal yang Dilarang dalam umroh

Sebagaimana dalam Ibadah Haji, maka dalam ibadah umroh juga terdapat beberapa larangan yang harus dihindari selama dalam Ihram umroh. Larangan-larangan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Larangan Yang Membatalkan umroh. Yaitu larangan yang apabila dikerjakan maka batal-lah Ibadah umrohnya, seperti bersetubuh dengan Istri.
  2. Larangan Yang Tidak Membatalkan Ihram umroh akan tetapi wajib Bayar Dam (Fidyah). Memakai Pakaian Yang Berjahit (bagi laki-laki), Memotong / mencabut rambut atau bulu-bulu dalam badan, Memotong Kuku, Memakai Wangi-wangian, Membunuh Binatang buruan atau menyakitinya (kecuali binatang yang berbahaya (kalajengking, ular dan lain-lain).
  3. Larangan yang Tidak Membatalkan umroh tetapi menggugurkan Pahala umroh:
    • Bercumbu Rayu
    • Berbuat Fasiq
    • Beradu Fisik (berkelahi), bertengkar atau mengeluarkan kata-kata kasar / kotor
Praktek Manasik Umroh di Asrama Haji Bekasi

Umroh Pada Bulan Haji

Ibadah umroh merupakan ibadah yang pada masa-masa Jahiliyah tidak boleh dikerjakan pada bulan-bulan Haji (Syawal, Dzulqaidah dan Dzulhijjah), akan tetapi setelah datangnya syariat Islam dibolehkan untuk dikerjakan pada bulan-bulan haji selama tidak dalam keadaan Ihram Haji atau pada hari-hari makruhnya umroh yaitu hari Arafah, hari Nahr dan hari-hari Tasyriq.

Ibadah umroh yang dikerjakan di bulan-bulan haji terbagi kepada 2 (dua) hal, yang Pertama adalah Ibadah umroh yang dikerjakan tapi tidak dikaitkan dengan haji, umroh semacam ini hanyalah sebagai umroh biasa atau umroh sunnat. Contohnya, ibadah umroh yang dikerjakan setelah umroh wajib bagi jamaah Haji. Yang Kedua, adalah Ibadah umroh yang dikerjakan dan berkaitan dengan ibadah haji, yaitu umroh yang dikerjakan lebih dahulu sebelum haji (Haji Tamattu) dan umroh yang dikerjakan bersamaan dengan haji (Haji Qiran)

Macam-macam umroh

Ibadah umroh dapat dibagi menurut Jenisnya, sebagai berikut:
  1. Umratul Islam, yaitu umroh yang pertama kalinya dikerjakan oleh seseorang yang merupakan ibadah wajib sekali dalam seumur hidup sebagaimana wajibnya haji.
  2. Umroh Nazar yaitu umroh yang harus dikerjakan karena nazar dan hukumnya wajib.
  3. Umroh Tathawwu' (umroh Sunnat), yaitu umroh yang dikerjakan setelah Umratul Islam atau dengan kata lain umroh yang kedua dan seterusnya.
  4. Umroh Amanah (badal umroh), yaitu umroh yang dikerjakan untuk orang tuanya atau orang lain. Adapun hukum umroh tersebut tergantung bagi yang memberi amanah atau yang diberi amanah sehingga hukumnya menjadi Wajib, apabila yang memberi amanah belum pernah melaksanakan umroh atau karena nazar, dan yang mengerjakannya harus sudah pernah umroh untuk dirinya. Dan di Hukumi Sunnat, apabila yang diganti atau yang memberi amanah sudah pernah melaksanakan umroh.
Baca Artikel Kami Yang lain:

Call: OffLine
Saya Ingin Dihubungi
UNTUK PAKET UMROH INI
/* Hot Line*/